Home / Premier League / Kritik Pedas Troy Deeney: Performa Buruk Declan Rice dan Pukulan Berat Gelar Arsenal

Kritik Pedas Troy Deeney: Performa Buruk Declan Rice dan Pukulan Berat Gelar Arsenal

Harapan Arsenal untuk meraih gelar Liga Premier musim ini mengalami pukulan yang sangat berat setelah mereka kalah dari Manchester City. Namun, setelah pertandingan usai, perhatian dan sorotan media serta penggemar lebih banyak tertuju pada kegagalan individu para pemain Arsenal. Termasuk salah satu rekannya di lapangan, Declan Rice. Daripada hasil akhir pertandingan itu sendiri.

Mantan penyerang Watford yang kini menjadi analis sepak bola, Troy Deeney, dengan tegas memimpin kritik. Ia juga menunjuk enam pemain dari Arsenal yang dianggap gagal memberikan performa terbaik mereka dalam laga yang sangat krusial tersebut.

Persaingan perebutan gelar bergeser ke arah Manchester City

Persaingan merebut gelar Liga Premier berubah drastis setelah kemenangan Manchester City atas Arsenal. Gol dari Rayan Cherki dan Erling Haaland, dengan satu gol penyama kedudukan dari Kai Havertz di antaranya. Memastikan tim asuhan Pep Guardiola semakin dekat mempertahankan gelar mereka.

Hasil ini menjadi pukulan berat bagi Mikel Arteta, mengingat timnya sempat memimpin jauh di puncak klasemen hanya 11 hari lalu. Ekspektasi tinggi di Emirates kini harus terkoreksi setelah kekalahan ini, yang membuka peluang bagi City untuk melampaui mereka jika meraih tiga poin melawan Burnley pada hari Rabu. Banyak pengamat kini menjadikan City sebagai favorit kuat untuk merebut trofi kembali pada bulan Mei.

Deeney menunjuk jari Kearah Declan Rice

Meskipun taktik cemerlang Man City mendapat pujian, mantan striker Premier League Troy Deeney menilai hasil pertandingan lebih mencerminkan kegagalan internal Arsenal. Dalam pernyataannya di CBS Sports, Deeney dengan tegas mengkritik performa individu pemain Arsenal, menyoroti bahwa beberapa pemain kunci menghilang saat tekanan mencapai puncaknya.

“Kita membicarakan betapa hebatnya Manchester City, tetapi Anda harus mengakui bahwa Noni Madueke tidak hadir, Martin Zubimendi tidak hadir, Martin Odegaard tidak hadir, Cristhian Mosquera tidak hadir, Piero Hincapie tidak hadir,” ujar Deeney.

Tingkat usaha Rice juga dipertanyakan.

Mungkin kritik yang paling tajam dan paling keras ditujukan kepada Rice, pemain yang sejak lama diakui oleh Deeney sebagai sahabat dekatnya. Meskipun Rice berstatus sebagai salah satu pilar utama di lini tengah Arsenal sekaligus merupakan pemain internasional Inggris yang berpengalaman, Deeney menilai bahwa Rice gagal memberikan pengaruh yang signifikan dan konsisten seperti biasanya dalam pertandingan tersebut.

Melanjutkan daftar yang telah disebutkannya sebelumnya, Deeney menambahkan:

“Dan bisa dibilang – dia teman saya – Declan Rice tidak tampil maksimal. Ketika Arsenal memiliki begitu banyak pemain yang tidak tampil dan menunjukkan performa yang diharapkan, Anda harus mempertanyakannya, Anda harus mempertanyakan di mana mereka berada.”

Tagged:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *