Anthony Gordon akhirnya membuka rekening golnya bersama Barcelona setelah mencetak gol pembuka ketika Blaugrana menaklukkan Getafe dengan skor 3-0. Winger asal Inggris itu berharap gol perdana tersebut menjadi titik balik, sehingga kontribusinya di lini depan semakin produktif. Sejak bergabung pada bursa transfer musim panas, ia dinilai mampu beradaptasi dengan permainan tim asuhan Hansi Flick. Namun, setelah menunggu dua bulan tanpa gol, penyelesaian akhirnya memberi Gordon dorongan kepercayaan diri untuk melanjutkan kiprahnya.
Kemenangan atas Getafe pada 10 Oktober mengunci skor 3-0, dengan Gordon membuka keunggulan pada menit kedua. Gabriel Jesus dan Jules Koundé kemudian melengkapi kemenangan yang menjaga rekor sempurna Barcelona pada awal LaLiga 2026/27. Inilah yang membuat gol tersebut terasa penting bagi Gordon, meskipun perjalanan musim masih panjang dan tuntutan persaingan tetap tinggi.
Gol Perdana Anthony Gordon Buka Keran Barcelona
Dalam wawancara seusai pertandingan, Gordon mengaku gol pertamanya datang lebih lambat daripada perkiraan, tetapi tetap disambut dengan rasa senang. Ucapannya menunjukkan kelegaan pemain sayap tersebut, yang telah berkontribusi dalam serangan meski belum mencatatkan namanya di papan skor. Gol pembuka melawan Getafe muncul lewat aksi individu pada menit kedua, setelah ia melewati dua pemain sebelum tembakannya berbelok. Eksekusi tersebut membantu Barcelona mengendalikan pertandingan sejak awal, sekaligus memberi Gordon momen personal yang sudah lama dinantikannya.
“Ya, gol pertama saya di Barcelona butuh waktu lebih lama dari yang saya perkirakan, namun saya tetap senang bisa mencetak gol ini,” ujar Anthony Gordon.
Dari Penantian Panjang ke Gol Pembuka
Gol itu bukan sekadar catatan statistik, lantaran Gordon juga mulai membuktikan kapasitasnya sebagai pilihan penting di sektor sayap. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, serta keberanian menusuk pertahanan menjadi modal yang dapat membantu serangan Barcelona tetap tajam. Meski begitu, satu gol belum cukup untuk menilai konsistensi, sehingga ia perlu mempertahankan intensitas dan ketepatan mengambil keputusan.
Ambisi Gordon Tak Berhenti di Getafe
Setelah membobol gawang Getafe, Gordon menegaskan ambisinya untuk terus mencetak gol dan memberikan kontribusi lebih besar kepada tim. Sikap itu sejalan dengan tuntutan Hansi Flick, yang membutuhkan ancaman beragam agar lini depan Barcelona tidak bergantung pada satu pemain. Persaingan internal dapat mendorong Gordon meningkatkan penyelesaian akhir, sekaligus memperkuat pemahaman dengan rekan penyerang dan gelandang kreatif. Di level klub elite, konsistensi kontribusi sering menentukan menit bermain, terutama ketika jadwal LaLiga dan kompetisi Eropa semakin padat.
Gol Perdana Bisa Jadi Awal Produktivitas Gordon
Bagi Gordon, gol perdana berpotensi mengurangi tekanan sekaligus memperkuat keyakinan saat menghadapi kesempatan berikutnya di depan gawang. Ia mengatakan masih bisa memberi lebih banyak kepada tim, sehingga target berikutnya bukan hanya mencetak gol, tetapi juga menyumbang assist. Pernyataan tersebut menandai ambisi pribadi yang sejalan dengan upaya Barcelona menjaga produktivitas di berbagai ajang.
Momentum Berlanjut di Liga Champions
Momentum Gordon berlanjut ketika Barcelona menghadapi Galatasaray di Liga Champions pada 13 Oktober, sehari setelah kemenangan atas Getafe. Barcelona menutup pertandingan itu dengan kemenangan 4-1, dan Gordon kembali mencetak gol ketika tim membalikkan keadaan setelah tertinggal. Catatan tersebut memberi indikasi awal bahwa gol perdananya bukan sekadar momen tunggal, meski konsistensi jangka panjang tetap harus dibuktikan.
Konsistensi Menjadi Tantangan Berikutnya
Barcelona mendapatkan tanda positif dari Gordon, yang mencetak gol melawan Getafe lalu kembali masuk daftar pencetak gol menghadapi Galatasaray. Perkembangan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan diri winger Inggris itu, sekaligus memberi Flick opsi ofensif tambahan dalam rotasi. Kendati demikian, penilaian terhadap kontribusinya perlu mempertimbangkan kualitas lawan, konsistensi penampilan, dan peran taktisnya sepanjang musim. Tantangan Gordon berikutnya adalah mempertahankan daya gedor, memperkuat kerja sama, dan mengubah peluang menjadi kontribusi terukur di setiap laga.
Gordon kini telah membuka rekening golnya, lalu menambah gol dalam kemenangan Eropa, sehingga harapan awalnya mendapat dorongan nyata. Namun, musim masih panjang, dan Barcelona membutuhkan kontribusi stabil dari seluruh lini depan untuk menjaga persaingan gelar. Bagi sang winger, tantangan terpenting sekarang ialah mengubah momentum menjadi konsistensi, bukan sekadar merayakan dua gol awalnya.




