Kekalahan tipis 0-1 dari Manchester United akhir pekan lalu meninggalkan ketegangan yang signifikan di dalam kubu Chelsea. Bukan hanya hasil di lapangan yang menjadi sorotan, tetapi juga suasana panas di ruang ganti saat jeda pertandingan. Menurut sumber internal tim, beberapa pemain Chelsea meluapkan kekecewaan mereka kepada Alejandro Garnacho di ruang ganti saat jeda pertandingan. Pemain sayap asal Argentina tersebut dinilai tampil di bawah harapan dalam pertandingan yang berlangsung di Stamford Bridge.
Sorotan Negatif untuk Alejandro Garnacho
Garnacho masuk lebih awal pada menit ke-16 menggantikan Estevao yang cedera. Awalnya bermain di sisi kanan, ia kemudian pindah ke posisi favoritnya di kiri. Namun, kontribusinya justru dinilai kurang maksimal. Pada momen krusial, Garnacho gagal menghentikan pergerakan Bruno Fernandes yang melaju di sisi kanan dan memberikan assist kepada Matheus Cunha, yang kemudian mencetak gol kemenangan.
Selain itu, Garnacho juga kesulitan meladeni Diogo Dalot. Ia beberapa kali kehilangan penguasaan bola dan bahkan mendapat sorakan dari suporter lawan. Kondisi ini membuat rekannya, Cole Palmer, memberikan teguran langsung di lapangan.
Tekanan Berat Atas Kehilangan Bola

Sepanjang pertandingan, Garnacho kehilangan penguasaan bola sebanyak 15 kali, menunjukkan penampilannya yang kurang maksimal. Meski tetap bermain hingga akhir laga, kontribusinya belum cukup membantu tim mengatasi tekanan.
Sumber yang sama menyebutkan beberapa pemain melancarkan serangan verbal di ruang ganti saat jeda, sebagai ungkapan frustrasi atas penampilan tim secara keseluruhan. Namun, pihak Chelsea menegaskan tidak ada pemain yang secara khusus disalahkan dalam sesi tersebut.
Dipertanyakan Nasib Masa Depan Garnacho
Sejak didatangkan dengan nilai transfer sebesar £40 juta, Garnacho belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Ia baru mencetak delapan gol dalam 40 penampilan dan bahkan tidak menjadi starter dalam enam pertandingan terakhir Chelsea. Situasi ini menimbulkan spekulasi bahwa klub London tersebut mulai mempertimbangkan untuk melepasnya pada bursa transfer musim panas yang akan datang.
Di sisi lain, para pemain Manchester United tampak merayakan kemenangan tersebut dengan antusias, terutama penampilan Garnacho yang mencuri perhatian. Beberapa pemain, seperti Luke Shaw, bahkan membagikan momen duel dengan Garnacho di media sosial, yang kemudian mendapat respons hangat dari rekan-rekan setimnya. Sikap tersebut tampak mencerminkan hubungan yang kurang harmonis antara Garnacho dan mantan klubnya, terutama menjelang kepindahannya ke Chelsea.
Sejarah Kontroversial

Sebelum meninggalkan Manchester United, Garnacho sempat menjadi sorotan kontroversi. Ia diketahui mengkritik pelatih saat itu, Ruben Amorim, setelah dicoret dari skuad final Liga Europa. Selain itu, Garnacho sempat mengunggah foto mengenakan jersey Aston Villa milik Marcus Rashford, yang kemudian memicu kontroversi di kalangan penggemar.
Beberapa klub besar seperti Arsenal, Tottenham Hotspur, dan Atletico Madrid dikabarkan sempat mempertimbangkan untuk merekrut Garnacho, namun akhirnya batal setelah melakukan evaluasi menyeluruh.





