Gary Neville secara terbuka menyatakan kekecewaannya setelah melihat Declan Rice memutuskan bergabung dengan Arsenal. Mantan kapten Manchester United itu menilai gelandang berusia 27 tahun tersebut seharusnya sudah lama menjadi bagian dari Setan Merah. Penyesalan kembali muncul ketika Neville membahas peran krusial Rice di lini tengah Arsenal setelah laga melawan Manchester City akhir pekan lalu. Ia menilai karakter permainan Rice sangat cocok dengan kebutuhan jangka panjang Manchester United yang masih mencari stabilitas di sektor tersebut.
Neville bahkan menyatakan bahwa United telah kehilangan peluang besar pada 2023 ketika Rice pindah dari West Ham. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan kesalahan strategis karena membiarkan pemain berprofil pemimpin justru bergabung dengan rival utama. Ia menilai tipe seperti Rice bukan hanya pemain hebat, tetapi juga sosok yang bisa menjadi pondasi tim juara. Ketidakhadirannya di Old Trafford, tambah Neville, meninggalkan kekosongan yang hingga kini belum sepenuhnya terisi.
Kesesuaian dengan karakter Gelandang Manchester United

Menurut Neville, Rice memiliki karakter yang serupa dengan gelandang-gelandang hebat United di masa lalu. Ia menilai klub seharusnya segera bertindak cepat untuk mengamankan tanda tangannya sebelum Arsenal mengambil langkah lebih dulu.
Menurutnya, Rice memiliki perpaduan kepemimpinan dan kemampuan teknis yang sangat dibutuhkan oleh klub besar. Itulah alasan ia yakin sang pemain akan sangat cocok mengenakan seragam United.
“Saya merasa Declan Rice adalah sosok yang luar biasa. Ketika dia pindah ke Arsenal dengan harga £100 juta, saya benar-benar terkejut,” ujar Gary Neville.
“Saya yakin dia layak bermain di Manchester United. Dia adalah tipe pemain yang selalu menjadi incaran Manchester United di masa lalu, bersama Harry Kane,” tambahnya.
Strategi Transfer pada Era Sir Alex Ferguson
Neville kemudian membandingkan era Sir Alex Ferguson. Pada masa itu, Manchester United dikenal agresif merekrut talenta terbaik Inggris sebelum diambil klub lain. Nama-nama seperti Michael Carrick, Wayne Rooney, dan Rio Ferdinand menjadi bukti keberhasilan strategi tersebut. Namun, menurut Neville, pola itu sudah jarang terlihat dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menilai kehilangan pemain dengan profil seperti Rice merupakan kerugian besar bagi klub yang ingin bersaing di level tertinggi. Menurutnya, pemain seperti dia menjadi faktor penentu dalam perebutan gelar Premier League.
Ekspektasi Kualitas Legenda Man U

Neville juga membandingkan kualitas Rice dengan standar gelandang legendaris seperti Roy Keane dan Steven Gerrard. Ia menilai ekspektasi terhadap pemain dengan kelas tersebut memang selalu tinggi di klub besar. Meskipun kini membela Arsenal, Neville tetap mengakui bahwa level permainan Rice termasuk kategori elite. Ia berharap sang gelandang terus mempertahankan konsistensi dalam pertandingan-pertandingan penting.
Hingga kini, Rice tetap menjadi salah satu pemain kunci Arsenal sejak kedatangannya dari West Ham. Bersama Arsenal, ia telah tampil dalam 48 pertandingan, mencetak lima gol dan memberikan 11 assist di semua kompetisi.


